← Kembali ke Ruang Keilmuan
Lainnya

Kisah Nabi Shalih AS: Mukjizat Unta Betina & Peringatan Kerusakan Kaum Tsamud

وَإِلَىٰ ثَمُودَ أَخَاهُمْ صَالِحًا ۚ قَالَ يَا قَوْمِ اعْبُدُوا اللَّهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَٰهٍ غَيْرُهُ

"Dan kepada kaum Tsamud (Kami utus) saudara mereka, Shalih. Ia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah, tidak ada Tuhan bagimu selain Dia." (QS. Al-A'raf: 73)"

Nabi Shalih 'Alaihissalam diutus kepada kaum Tsamud di daerah Al-Hijr (Madain Saleh). Kaum Tsamud memiliki keahlian memahat bukit-bukit batu cadas menjadi rumah-rumah hunian yang kokoh dan indah. Namun mereka menyembah berhala dan bersikap melampaui batas.

Mereka meminta bukti mukjizat yang mustahil: keluarnya seekor unta betina bunting dari celah batu besar. Dengan izin Allah, batu itu terbelah dan keluarlah unta betina yang menghasilkan susu berlimpah untuk seluruh penduduk. Nabi Shalih berpesan agar bergantian menggunakan sumber air dan tidak mengganggu unta itu.

Sembilan orang pembesar jahat dari kaum Tsamud berkomplot membunuh unta tersebut dan merencanakan membunuh Nabi Shalih. Akibat kedurhakaan itu, Allah menimpakan suara halilintar menggelegar dan gempa dahsyat yang meluluhlantakkan kaum Tsamud.

Hikmah bagi Warga:

1. Menjaga fasilitas umum dan sumber daya air bersama dengan adil dan tertib.

2. Menolak komplotan provokasi atau kezaliman yang merusak ketenteraman lingkungan.

3. Mensyukuri anugerah teknologi dan keahlian pembangunan untuk kebaikan bersama.

📚 Kitab / Rujukan Referensi: Kitab Qashashul Anbiya' karya Al-Hafizh Ibnu Katsir & Tafsir Ibnu Katsir