"Dia (Ya'qub) menjawab, "Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui." (QS. Yusuf: 86)"
Nabi Ya'qub 'Alaihissalam (yang juga bergelar Israil / hamba Allah yang taat) adalah putra Nabi Ishaq. Beliau dikaruniai 12 orang putra, di antaranya Nabi Yusuf dan Bunyamin. Nabi Ya'qub menghadapi cobaan sangat berat ketika putra-putra tertuanya iri dan membuang Yusuf ke dalam sumur, lalu berdusta bahwa Yusuf diterkam serigala.
Meski dirundung duka bertahun-tahun hingga matanya memutih (buta) karena tangisan kesedihan, Nabi Ya'qub tidak pernah berputus asa atau mengeluh kepada manusia. Beliau memilih jalan 'Shabrun Jamil' (kesabaran yang indah) dan hanya mengadukan perih hatinya kepada Allah. Akhirnya, Allah mempertemukan kembali Nabi Ya'qub dengan Yusuf yang telah menjadi pembesar Mesir, dan matanya kembali sembuh.
Hikmah bagi Warga:
1. Mengadukan segala keluh kesah dan duka nestapa hanya kepada Allah dalam tahajjud.
2. Bersikap adil dan bijaksana terhadap anak-anak agar tidak timbul kecemburuan.
3. Senantiasa optimis akan jalan keluar terbaik dari Allah di balik cobaan hidup.